Disclaimer : Bak kata Juria Afina: "This is not a revelation, this is just a piece of my brain"
Simply put, dalam setiap penulisan ada FIKSI dan BUKAN FIKSI nya. Kalau terasa, tanggung sendiri :)

#You might find yourself in my writing(s), that's how I acknowledge your presence in my Qalb.

Tuesday

7 Muharram 1437H

Pagi tadi;


'Anak-anak, jangan ada sifat iblis dan syaitan dalam diri'  
-Muallim

Dan, petang pula;


'Jerebu kami redah jua demi ilmu dan ustaz yang kami hormati...' 
-Sahabat

Ini, dua ayat yang menampar aku hari ini.

Betul-betul ditegur terus dengan Tuhan.


'...demi ilmu dan ustaz yang kami hormati'

Allahu.

Jujur, aku malu. Teramat -saat aku baca bait perkataan itu.

Karna, baru aku sadar bahwa aku, telah membiarkan sahaja 'syaitan-ku' me-raja-i diri melewati akal dan iman.

Dan, karna itu juga baru aku sadar bahwa aku telah melanggar batas adab -dalam menuntut ilmu.

Allahu~
'Awak... Ingat tau! Nak menuntut ilmu ini perlu ada adab tidak kiralah sama ada dengan muallim, ilmu itu sendiri mahupun sahabat seperjuangan'

Allah~

Mudah-mudahan yang menegur secara tidak langsung itu, Allah limpahkan redha- , rahmat- , dan maghfirah-Nya.

Terima kasih, Tuhan. 
Dan, terima kasih kawan.

No comments: