Disclaimer : Bak kata Juria Afina: "This is not a revelation, this is just a piece of my brain"
Simply put, dalam setiap penulisan ada FIKSI dan BUKAN FIKSI nya. Kalau terasa, tanggung sendiri :)

#You might find yourself in my writing(s), that's how I acknowledge your presence in my Qalb.

Saturday

Ihfazillah, yahfazka.

Wanita Bertudung yang Dijaga Tuhan.
Kembara kami kali ini hampir tiba di penghujung. Tiga minggu menggembara banyak mengajar kita perkara baru.
Banyak hal hal yang dapat kita belajar dengan berjalan. Antara hal hal itu adalah sikap Tuhan dengan kita, dan sikap kita dengan Tuhan.
Sikap Tuhan dengan kita dapat kita lihat dalam takdir. Sikap kita dengan Tuhan dapat kita lihat ketika menghadapi cabaran kehidupan.
Untuk penggembaraan kali ini, saya bawa bersama dua orang wanita. Ini adalah pengalaman pertama saya, membawa dua orang wanita ber 'backpack'.
Yang namanya wanita itu kebanyakannya sama. Mereka lambat bersiap dan perlukan masa. Orang lelaki pula tidak perlukan waktu yang banyak untuk bersiap. Ini adalah cabaran utama dan terbesar menggembara bersama wanita.
Kerana mengambil masa yang lama untuk bersiap, beberapa kali kami hampir terlepas pengangkutan untuk ke destinasi seterusnya. Membawa berbelas belas kilo dan berjalan dengan laju untuk mengejar masa bukanlah sesuatu yang mudah. Ianya memerlukan kekuatan kaki dan jiwa. Tetapi puji syukur pada Tuhan, setiap kali kami terlewat itu, setiap itu jugalah Tuhan bersikap pemurah dengan kami. Bas yang sepatutnya sudah bergerak seolah olah menunggu kehadiran kami.
Dalam kembaa kali ini juga, dompet saya hampir dicuri. Tapi puji syukur pada Tuhan, Dia menyedarkan saya ketika zip beg dibuka.
Dalam kembara kali ini juga, kami bertemu ramai orang. Sebahagiannya adalah orang orang yang keliru dengan kehidupan dan suka benar mengganggu orang lain. Puji syukur pada Tuhan juga, wanita bertudung ini tak pernah dikacaunya dan tidak berani didekati.
Dalam kembara kali ini juga, kami bertemu ramai orang orang baik yang sudi menghulurkan bantuan. Mereka seolah menganggap kami seperti keluarga sendiri. Dilayan dan diberi segala kemudahan yang diperlukan.
Di akhir kembara ini saya berfikir, atas sebab apakah segala kebaikan ini terjadi. Atas alasan apakah Tuhan bersikap baik dengan kami.
Di akhir kembara ini, saya mungkin telah temukan jawapan bagi persoalan itu.
Mungkin, wanita wanita ini menjaga Tuhannya, lalu Tuhan kembali menjaga mereka.
Sabda Baginda Nabi :
" jagalah Allah, Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, kamu akan mendapati Allah didepanmu. Dan jika kamu meminta, mintalah pada Allah, dan jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pada Allah "
Old Town Sarajevo,
Bosnia.
-------
Abu Abbas Abdullah bin Abbas ra. berkata, suatu hari aku berada di belakang Rasulullah saw. [membonceng], Beliau bersabda, “Nak, aku hendak mengajarimu beberapa kalimat: Jagalah Allah, pasti Dia menjagamu. Jagalah Allah, Dia senantiasa bersamamu. Jika kamu memohon sesuatu, mohonlah kepada-Nya. jika meminta pertolongan, mintalah tolong kepada-Nya. Ketahuilah seandainya semua umat manusia bersatu untuk memberikan suatu kebaikan kepadamu, mereka tidak akan mampu kecuali yang sudah ditetapkan Allah untukmu. Dan seandainya semua umat manusia bersatu untuk mencelakakanmu, mereka tidak mampu kecuali keburukan yang telah ditetapkan oleh Allah untukmu. Pena sudah diangkat dan tinta sudah kering.” (HR Tirmidzi. Dia berkata, hadits ini hasan shahih) 
Riwayat lain menyebutkan, “Jagalah Allah, pasti kamu selalu bersama-Nya. Kenalilah Allah saat kamu lapang, pasti Dia mengenalimu saat kamu susah. Ketahuilah, apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah, kemenangan seiring dengan kesabaran, kalan keluar seiring dengan cobaan, dan kemudahan seiring dengan kesulitan.”
[Hadith 19  min Hadith Arba'in Imam Nawawi]
___________________________
Ramadhan 10 1436H; sudah masuk sepertiga Ramadhan, warm up session selesai. Gear up for the next two third of Ramadhan,yuk! Firdausi, impian kita. Muhammad kerinduan kita. Allah, maqsudana wa ridhohu matlubana.. ^.^ [Moga Allah redha]

No comments: