Disclaimer : Bak kata Juria Afina: "This is not a revelation, this is just a piece of my brain"
Simply put, dalam setiap penulisan ada FIKSI dan BUKAN FIKSI nya. Kalau terasa, tanggung sendiri :)

#You might find yourself in my writing(s), that's how I acknowledge your presence in my Qalb.

Friday

Ukhuwwah; persaudaraan di atas iman.

Sweetree, Ampang.
Wardatul Jannah.
___

(إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ إِخۡوَةٌ۬ فَأَصۡلِحُواْ بَيۡنَ أَخَوَيۡكُمۡ‌ۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُرۡحَمُونَ (١٠
Sebenarnya orang-orang yang beriman itu adalah bersaudara, maka damaikanlah di antara dua saudara kamu (yang bertelingkah) itu; dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beroleh rahmat. - Al-Quran, (49:10)
___

Iman itu mengikat kita dalam persaudaraan yang menembus batas ruang dan masa. Ia menyatukan kita dalam do’a-do’a yang selalu kita bagi pada sesama peyakin sejati.  
Do’a ini adalah prasasti abadi, bersiponggang, pantul memantul. Bersinambungan tak henti-henti. Do’a ini adalah pernyataan suci. Bahwa dalam dekapan ukhuwah, kita bersaudara karena iman. Karena iman. Karena iman. Dengannya kita mengambil cinta dari langit, lalu menebarkannya di bumi…
-Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwwah (muka 85)

No comments: